Rabu, 16 Juni 2010

Satu Lensa kurang?? Ayo kita coba empat lensa!

Akhirnya saya berhasil menentukan untuk menulis apa setelah lama berpikir mencari ide..
akhirnya gw memutuskan untuk melakukan review-review terhadap beberapa toycam/plastic cam yg gw punya. Review ini gw urut dari toycam pertama yg gw punya dan seterusnya, serta juga toycam-toycam yg ga gw punya tapi pernah gw hasil pinjeman dari temen-temen komunitas toycam terbesar di Indonesia (kayanya sih), KLASTIC.

Oke mulai aja review kamera pertama, Disderi Galaxy quad Cam
Kamera Disderi ini sebenernya adalah kamera plastik buatan korea, anehnya di beberapa situs jual beli ato pun gallery-gallery foto beberapa photographer toycam menyebut ini lomo disderi..
WTF man!seinget gw lomo ga pernah ngeluarin kamera yg wujudnya gini deh dan seri disderi mana ada. Lomo yg identik sama ini ya action sampler, so disderi ini bukan kamera lomo ya teman-temanku yang baik. Anehnya lagi di kemasan kardus kamera ini juga ga ada sama sekali tulisan/label yg menamakan kamera nya ini disderi. Aneh bgt, tapi ya udah lah, daripada dibilang lomo, lebih aneh lagi.
Asumsi gw sih knp kamera ini disebut disderi diambil dari nama photographer André-Adolphe-Eugène Disdéri yang merupakan bapaknya multiple shot.
Lanjut ke sisi teknik dari kamera ini. Kamera ini merupakan salah satu dari banyak jenis toycam yg merupakan kamera sampler dengan lensa majemuk. Kamera empat lensa ini menggunakan film 135mm (ato kadang disebut 35mm. sama aja kok) yang masih banyak dijual di beberapa Lab foto atau toko yang jual photography supply.
Semua bagian dari kamera ini terbuat dari plastik, bahkan lensa nya pun juga dari plastik. Tidak memiliki flash, tidak memiliki pengaturan setting apapun murni point and shoot camera serta sangat lo-fi menurut gw.
Karena kamera ini memiliki empat lensa, jadi dengan sekali menekan tombol rana (istilah gampangnya, sekali jepret) kita langsung mendapatkan empat gambar yang berurutan serta memiliki sequence gerak sepersekian detik (ga tau pastinya berapa jarak waktu lensa pertama ngebuka sampe dengan lensa ke empat), maka dari itu kamera ini dibilang kamera sampler.
Bukaan diafragma dari kamera ini fix, yaitu f/8. Kecepatan rana dari kamera ini adalah 1/100 detik. Seperti yang udah disebutin diatas bahwa kamera ini ga memiliki flash internal serta ga punya hotshoe untuk flash external, jadi untuk mendapatkan exposure yg pas untuk kamera ini adalah dengan memanfaatkan cahaya matahari ato cahaya lingkungan yg sebaik-baiknya serta menggunakan film yang memiliki ASA/ISO 400 keatas. Jika mau menggunakan film dengan ASA/ISO dibawah 400 karna ingin menghasilkan gambar yg halus dan less grainy, maka kalian harus memastikan cahaya sekeliling saat melakukan pemotretan dianggap cukup sehingga tidak under expose ataupun over expose.
Kamera ini bisa menggunakan semua jenis film 135mm, mulai dari BW, Colour, ataupun Slide; tapi menurut gw kurang cocok dengan film BW karena kurang dpt fun nya..hehehehe..ya tapi terserah kalian sih, kalo emang suka dengan BW ya ga haram juga pake BW, silahkan aja.
Lanjut ke sisi ekonomis dari kamera ini, jika dibandingkan dengan kamera action sampler with no flash dari lomography, kamera ini jelas unggul karena harganya jauh lebih murah, klo action sampler no flash dari lomography, kalian bisa mendapatkannya dengan harga sekitar Rp. 400.000,00 di toko-toko yang menjual kamera lomography di indonesia seperti hey-folks, aksara book store, dan lomography embassy jakarta, atau di situs-situs belanja online atau di forum jual beli yang ada; sedangkan untuk kamera disderi galaxy quadcam ini kalian bisa mendapatkannya dengan harga berkisar antara Rp. 180.000 sampai dengan Rp. 250.000. Nah udah jelas kan perbedaan harga yang cukup jauh namun kualitas yang diberikan benar-benar sama.
Jadi menurut gw sih ya mending beli kamera ini dibandingin action sample no flash dari lomography. Tapi jika kalian lebih seneng dengan marketing scheme dari lomography dan termakan propaganda mereka ya silahkan aja, toh hanya masalah merk aja.

Beberapa hasil karya saya dari kamera disderi galaxy quadcam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar